PARIWISATA KERINCI, JAMBI

Published August 31, 2012 by chichiadjjah

Kabupaten Kerinci adalah salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Jambi dengan ibu kota berada di Sungai Penuh. Kabupaten Kerinci layaknya kabupaten lain di Sumatera Barat yang dikelilingi oleh gugusan bukit barisan. Sepanjang mata memandang, bukit2 yang menjulang tinggi akan memanjakan mata kita.

Banyak istilah untuk menyebutkan keindahan Kerinci ini, diantaranya Bumi Sakti Alam Kerinci dan Sepenggal Tanah dari Surga,

Berikut ini adalah beberapa pariwisata yang dapat anda nikmati selama berada di Kabupaten Kerinci ini:

1. Gunung Kerinci

Gunung Kerinci adalah gunung tertinggi di pulau Sumatera dengan ketinggian 3.805 mdpl. pada musim liburan banyak wisatawan yang mendaki ke gunung yang masih aktif ini. untuk mencapai puncaknya dibutuhkan waktu 8-10 jam perjalanan dengan 4 lokasi selter atau tempat pemberhentian untuk istirahat. Suhu di puncak mencapai 50 celcius.

Untuk mencapai puncak, telah ada jalur pendakian yg dibuat. Pintu masuk utama berada di desa Kersik Tua, Kayu Aro yaitu di simpang tugu macan. Untuk mencapai pos 1 pendaki harus melewati hamparan perkebunan teh yg dikelola oleh PTP. Nusantara VI.

Tahapan Rute Pendakian

Pondok R10 (1611 m dpl) – Pintu Rimba (1800 m dpl)

Dari Kersik Tuo kita menuju ke Pos penjagaan TNKS atau R10 pada ketinggian 1611 mdpl dengan berjalan kaki sekitar 45 menit melintasi perkebunan teh melalui simpang tugu macan.  Pondok R 10 adalah pondok jaga balai TNKS untuk mengawasi setiap pengunjung yang akan mendaki Gunung Kerinci. Dari R10 kita menuju ke Pintu Rimba dengan ketinggian 1800 mdpl, Jaraknya sekitar 2 km dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam perjalanan. Medannya berupa perkebunan/ladang penduduk, kondisi jalan baik (aspal) sampai ke batas hutan. Pintu Rimba merupakan gerbang awal pendakian berada dalam batas hutan antara ladang dan hutan heterogen sebagai pintu masuk. Pintu Rimba berada pada ketinggian 1.800 mdpl. Di sini ada lokasi shelter dan juga lokasi air kurang lebih 200 meter sebelah kiri. Jarak tempuh ke Bangku Panjang 2 km atau 30 menit perjalanan, lintasan nya agak landai memasuki kawasan hutan heterogen.

Pintu Rimba – Pos Bangku Panjang (1909 m dpl)

Pintu Rimba merupakan gerbang awal pendakian berada dalam batas hutan antara ladang dan hutan heterogen sebagai pintu masuk, disini ada shelter dan juga lokasi air kurang lebih 200 meter sebelah kiri jika kita menghadap gunung Kerinci. Jarak tempuh ke Bangku Panjang 2 km atau 30 menit perjalanan, lintasan trekking nya relatif landai.

 

Pos Bangku Panjang – Pos Batu Lumut (2000 m dpl)

Menuju Batu Lumut medan masih landai jarak 2 km dengan waktu tempuh sekitar 30-45 menit melintasi kawasan hutan. Pendaki dapat beristirahat di Pos Batu Lumut yang berada di ketinggian 2.000 mdpl, namun di sini tidak ada shelter-nya. Terdapat sungai yang kadang kala kering di musim kemarau.

Pos Batu Lumut – Shelter 1 (2225 m dpl)

Pos Batu Lumut merupakan tempat istirahat namun tidak ada shelternya tetapi disini ada lokasi airnya (air endapan). Memang lokasinya di sungai tetapi sungai ini kontemporer yang hanya berair dimusim hujan. Untuk menuju Shelter 1 yang berjarak sekitar 2 km dari Batu Lumut kita membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.  Jalur memas uki kawasan hutan yang lebat dan terjal dengan kemiringan 45 hingga 60 derajat. Di Pos 1 terdapat sebuah pondok yang dapat digunakan untuk beristirahat Pos ini berada di ketinggian 2.225 mdpl.

Shelter 1 – Shelter 2 (2510 m dpl)

Untuk menuju Pos 2 jarak yang harus ditempuh sekitar 3 km dengan waktu tempuh 2-3 jam. Di lintasan ini kadangkala dijumpai medan yang terjal dengan kemiringan hingga 45 tetapi masih bertemu dengan medan yang landai. Terdapat sebuah Pondok yang sudah tua di Pos 2 yang berada di ketinggian 2.510 mdpl, di sini pendaki dapat beristirahat.

 

 

Shelter 2 – Shelter 3 (3073 m dpl)

Shelter 2 merupakan tempat istirahat, dengan satu buah shelter namun tidak terlalu kokoh. Mungkin karena usia pondok ini cukup tua dan kondisi medan yang suhu udara dratis membuat shelter ini masih bertahan walaupun dalam  keadaan miring hampir rubuh. Jarak tempuh menuju shelter 3 yaitu 2 km dengan waktu tempuh 2 jam.

Shelter 3 – Shelter 4 (3351 m dpl)

Shelter 3 merupakan tempat istirahat yang hanya tinggal kerangka besinya saja. Lokasi ini merupakan medan yang terbuka dan bisa memandang kearah desa Kersik Tuo. Tempat ini juga bagus untuk dijadikan tempat mendirikan tenda. karena tempat datarnya lumayan luas. Disini juga kita bisa menjumpai sumber air. Perjalanan menuju puncak hanya tinggal 3-4 jam perjalanan dari shelter ini. Menuju shelter 4 jarak 1,5 km dengan waktu tempuh 1 jam. Kondisi jalan setapaknya merupakan bekas aliran air yang menjadi jalur pendakian.

Shelter 4 – Batas vegetasi/Pasir/Batuan Cadas – Puncak (3800 m dpl)

Untuk menuju ke shelter 4 jarak yang harus ditempuh sekitar 1,5 km, memerlukan waktu sekitar 1,5 jam. Kondisi jalur berupa bekas aliran air sehingga akan berubah menjadi selokan bila turun hujan. shelter 4 berada pada ketinggian 3351 mdpl tempat ini cukup lapang bisa u ntuk mendirikan beberapa tenda asalkan tenda anda memenuhi persyaratan untuk didirikan disini,, namun cuaca di sini sering kali tidak bersahabat karena disini angin bertiup lumayan kencang serta suhu yang dingin.. Lintasan selanjutnya untuk menuju puncak berupa pasir, batuan cadas. Ditempat ini terdapat papan pengumuman yang berisikan larangan membuat rute baru dan informasi mengenai lintasan pasir dan cadas harap berhati-hati. Disini ditemukan air yang letaknya satu punggungan sebelah kiri kalau menghadap ke puncak. Jarak tempuh menuju puncak 2 km dengan waktu tempuh sekitar 2,5-3 jam. Di lintasan ini pendaki perlu ekstra hati-hati. Puncak Gunung Kerinci berada pada ketinggian 3.805 mdpl, di sini kita dapat melihat di kejauhan membentang pemandangan indah kota Jambi, Padang, dan Bengkulu. Bahkan Samudera Hindia yang luas dapat terlihat dengan jelas. Gunung Kerinci memiliki kawah seluas 400 x 120 meter dan berisi air yang berwarna hijau.

2. Air Terjun Telun Berasap

adalah salah satu dari begitu banyak air terjun yang terdapat di Kabupaten Kerinci. Air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 50 Meter. Sumber air dari Air Terjun Telun Berasap adalah sungai-sungai yang berhulu disekitar Gunung Tujuh, dan sumber utama airnya adalah Air Terjun Gunung Tujuh, yaitu air terjun yang mengalir dari bibir Danau Gunung Tujuh yang terdapat di puncak Gunung Tujuh.

Air Terjun Telun Berasap terdapat di Telun Berasap, Gunung Tujuh, Kerinci. Desa Telun Berasap adalah salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Gunung Tujuh. Desa Telun Berasap merupakan desa paling ujung dari Kecamatan Gunung Tujuh dan berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat.

Keunikan lain dari air terjun ini adalah terdapat goa dibalik tirai airnya. Derasnya air yang jatuh membuat akses masuk sangat sulit kedalam gua tersebut. Sampai sekarang gua tersebut belum dijelajahi secara menyeluruh.

3. Danau Gunung Tujuh

Danau Gunung Tujuh merupakan Danau yang terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi. tepatnya di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro. Danau ini berada di kawasan Gunung Tujuh, sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung Kerinci. Gunung Tujuh masih termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Bagi pendaki gunung, Kerinci mungkin menjadi tujuan utama karena gunung tersebut merupakan gunung aktif tertinggi di Indonesia [3805 mdpl], namun bagi wisatawan yang ingin sekedar menikmati keindahan alam Kabupaten Kerinci, Danau Gunung Tujuh bisa menjadi pertimbangan sebagai tujuan wisata. selain memiliki panorama alam yang menakjubkan, jalur yang dilalui juga jauh lebih mudah daripada Gunung Kerinci. Danau Gunung Tujuh juga merupakan Danau tertinggi di Asia Tenggara, Danau ini berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian hampir 2 kilometer dpl itu bisa dibayangkan betapa dinginnya air Danau Gunung Tujuh di pagi hari. Meskipun begitu, berendam di Danau Gunung Tujuh dengan air yang sangat dingin menjadi tantangan sendiri bagi para pendaki.

Geografi

Sesuai namanya danau ini dikelilingi oleh tujuh gunung, yaitu Gunung Hulu Tebo (2.525 mdpl), Gunung Hulu Sangir (2.330 mdpl), Gunung Madura Besi (2.418 mdpl), Gunung Lumut yang ditumbuhi berbagai jenis Lumut (2.350 mdpl), Gunung Selasih (2.230 mdpl), Gunung Jar Panggang (2.469 mdpl), dan Gunung Tujuh itu sendiri (2.735 mdpl). Di beberapa gunung ini terdapat sumber air, yang menyebabkan air di danau ini tidak pernah habis.

4. Kebun Teh Kayu Aro

Perkebunan Teh Kajoe Aro dirintis antara tahun 1925 hingga 1928 oleh perusahaan Belanda, Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdam (NV HVA). Selain dikenal sebagai perkebunan teh tertua di Indonesia,perkebunan seluas 3.020 hektar merupakan perkebunan teh dalam satu hamparan terluas di dunia. Selain itu, dengan ketinggian 1.400-1.600 meter dpl Kebun Teh Kayu Aro merupakan perkebunan teh tertinggi ke dua di dunia setelah perkebunan teh Darjeling di kaki Gunung Himalaya (4.000 m dpl).

Pengawasan kualitas yang tinggi, mulai dari perawatan dan pemeliharaan tanaman, pemetikan pucuk teh, pengolahan di pabrik, hingga pengemasan hingga pengiriman, teh produksi PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI) ini menyandang nama harum sebagai teh dengan kualitas terbaik di dunia. Aromanya yang khas serta kualitas prima, sebagian besar teh produksi PTPN VI ini diekspor ke manca negara, salah satunya Negara Belanda. Menurut sejarah, sejak turun menurun Ratu Belanda (Ratu Beatrix) sangat menyukai Teh Kayu Aro ini.

5. Sumber Air Panas Semurup

Obyek wisata Air panas Semurup ini terletak di Desa Air Panas Baru Kecamatan Air Hangat,berjarak kira-kira 11 Km dari Kota Sungai Penuh,ib ukota kab Kerinci. Air Panas yang keluar dari perut bumi merupakan hasil kegiatan vulkanik, dengan luas permukaan ± 15 m2 membentuk sebuah kolam kecil yang selalu mengepulkan asap.

jika wisatawan berkunjung ke obyek wisata air panas Semurup ini,wisatawan dapat melakukan beberapa kegiatan diantaranya, merebus telor atau pisang dengan air panas yang mendidih dengan cara memasukkan telur atau pisang tersebut kedalam jaring dan di celupkan ke dalam air yang mendidih tersebut tetapi harus hati-hati jangan sampai kecebur, bisa fatal akibatnya. Disamping itu, ada juga fasilitas kamar mandi yang di gunakan untuk berendam,guna penyembuhan beberapa penyakit,seperti penyakit kulit dan remautik ( Health Tourism ).

6. Danau Kerinci

Danau Kerinci terletak di kaki Gunung Raja dan merupakan danau vulkanik  seluas 4.200 hektar dengan kedalaman 110 meter, dengan ketinggian 783 meter di atas permukaan laut dan memiliki kelililing sepanjang 70 km. Secara administratif termasuk dalam Kecamatan Danau Kerinci dan Kecamatan Keliling Danau.

Danau Kerinci merupakan danau kedua terbesar di Sumatera. Keindahannya selalu dikaitkan dengan legenda yang ada di Kerinci. Adalah Calupat dan Calungga dua bersaudara kembar yatim piatu yang tinggal di kaki Gunung Kerinci. Mereka memiliki pusaka Merah Delima dan Batu Putih peninggalan orang tuanya. Suatu hari Calungga pergi berburu seorang diri, dalam perjalanan ia menemukan sebutir telur raksasa. Telur itu kemudian dibawa pulang untuk diperlihatkan kepada Calupat adiknya namun ternyata Calungga memutuskan untuk memakan telur itu seorang diri. Setelah menyantap telur raksasa, Calungga kehausan tetapi ternyata kehausan Calungga berbeda. Ia meminum air sungai sekitar Gunung Kerinci yang menyebabkan sungai menjadi kering. Tubuh Calungga lama-kelamaan berubah, memanjang dan memiliki sisik-sisik emas sebesar nyiru. Calungga berubah menjadi seekor naga raksasa dengan batu mustika merah delima di kepalanya. Untuk menguji kesaktiannya, Naga Calungga memohon kepada segala dewa di bumi sakti alam Kerinci agar dapat menggenangi lembah dengan air sehingga terbentuklah danau besar. Putaran tubuh naga tersebut membentuk sebuah danau yang sekarang disebut Danau Bento di kaki Gunung Kerinci. Calupat adik Calungga tak kuasa hidup seorang diri, ia minta naga Calungga mengantarkannya ke perkampungan penduduk di sebelah Timur matahari terbit agar ia dapat hidup berdampingan dengan penduduk. Maka ditiup oleh sang naga sebuah muara dengan angin sakti yang sekarang ini menjadi sebuah sungai yang dinamai Sungai Muara Angin (Sungai Batang Merangin). Kemudian air menyusut karena terbawa arus naga Calungga yang menghilir ke Timur sehingga berobah menjadi sebuah lembah yang dinamai Renah Kerinci dan sebuah danau yaitu Danau Kerinci sekarang. Pada saat kedatangan mereka dihadapan penduduk sepanjang aliran sungai besar, Calupat duduk di atas kepala naga. Maka penduduk saat itu juga langsung menobatkan Calupat sebagai raja yang bergelar Sang Hyang Jaya Naga.

Kabupaten Kerinci memiliki beragam kesenian daerah bernuansa Islami yang ditopang kelompok-kelompok seni tersebar di berbagai daerah perdesaan. Pertunjukan kesenian daerah umumnya dikaitkan dengan acara serimonial seperti pernikahan, menyambut kelahiran seorang bayi, peresmian rumah tempat tinggal, acara sunatan anak laki-laki, dan bentuk acara lainnya.

7. Bukit Khayangan

Objek wisata bukit khayangan merupakan salah satu objek wisata yang berada di kota sungai penuh. Letaknya di gugusan Gunung Raya dan berbatasan dengan Taman uju objek wisata ini kita terlebih Nasional Kerinci Seblat (TNKS) tepatnya di desa Bina karya, disamping itu ketinggian dari bukit khyangan 2.000 Meter dpl dengan suhu sekitar 20 derajat celcius. Untuk mencapainya terlebih dahulu memasuki kota sungai penuh, dari kota sungai penuh kita bisa melihat tingginya bukit khayangan yang di selimuti kabut. Setelah sampai di kota sungai penuh kita langsung menuju objek wisata ini dengan mengunakan kendaran roda empat maupaun roda dua, disamping itu juga kita akan melewati jalan yang berkelok kelok, waktu yang di butuh kan untuk sampai di puncak bukit yakni sekitar 35 menit. Sebelum sampai di bukit khayangan ini kita terlebih dahulu melalui pintu masuk dan perkebunan masyarakat setempat serta pepohonan yang rindang di sepan jang jalan. Saat berada di atas bukit Khayangan ini, kita akan merasakan kesejukan dan kabut tipis mega-mega putih menyelimuti seluruh puncak bukit seolah sedang berada di khayangan, negeri dongeng. Karena kerap diselimuti halimun itulah bukit ini dinamakan Bukit Khayangan.

Ketika kabut mulai tersapu angin, keindahan lembah di bawahnya terkuak jelas kita dapat melihat panorama keindahan alam Kerinci yang mengagumkan. Danau kerinci dan bentangan petak-petak sawah serta hamparan padi yang menguning serta desa-desa tempat tinggal penduduk yang bertebaran dan deretan Bukit Barisan yang diam membisu dapat dilihat dari obyek ini.

Kesejukan udaranya menjadikan kita semakin betah disana. Bukan hanyan itu saja di sebelah Utara terhampar lembah yang di tumbuhi oleh pohon bambu bambu yang menghijau dan jalanan yang berkelok dari kaki bukit menciptakan pemandangan fantastik.

Kondisi jalan menuju Bukit Khayangan beraspal dan cukup lebar. Fasilitas di objek wisata ini cukup memadai. Ada jalan setapak bersemen dengan sejumlah anak tangga. Suasananya asri dengan beragam pepohonan tinggi dan rindang, Udaranyanya juga sangat sejuk dan tentunya jauh dari polusi hingga membuat para pengunjung menjadi betah disana betah berlama-lama disana.

Disamping itu di objek wisata ini juga telah di bangun sebuah pondok yang dibangun permanen yang di peruntukan bagi para pengunjung untuk bersantai menikmati pemandangan alam kerinci dari  atas bulit khayangan ini.

Disisi lain para pengunjung juga datang dari berbagai penjuru, selain dari para pengunjung lokal objek wisata ini juga banyak di kinjungi oleh pengunjung dari luar daerah bahkan juga ada dari para pengunjung dari mancanegara yang juga ingin menikmati keindahan Pesona bukit khayangan di bumi sakti alam kerinci yang disebut- sebut Serambi madinah.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: