PARIWISATA KERINCI, JAMBI

Published August 31, 2012 by chichiadjjah

Kabupaten Kerinci adalah salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Jambi dengan ibu kota berada di Sungai Penuh. Kabupaten Kerinci layaknya kabupaten lain di Sumatera Barat yang dikelilingi oleh gugusan bukit barisan. Sepanjang mata memandang, bukit2 yang menjulang tinggi akan memanjakan mata kita.

Banyak istilah untuk menyebutkan keindahan Kerinci ini, diantaranya Bumi Sakti Alam Kerinci dan Sepenggal Tanah dari Surga,

Berikut ini adalah beberapa pariwisata yang dapat anda nikmati selama berada di Kabupaten Kerinci ini:

1. Gunung Kerinci

Gunung Kerinci adalah gunung tertinggi di pulau Sumatera dengan ketinggian 3.805 mdpl. pada musim liburan banyak wisatawan yang mendaki ke gunung yang masih aktif ini. untuk mencapai puncaknya dibutuhkan waktu 8-10 jam perjalanan dengan 4 lokasi selter atau tempat pemberhentian untuk istirahat. Suhu di puncak mencapai 50 celcius.

Untuk mencapai puncak, telah ada jalur pendakian yg dibuat. Pintu masuk utama berada di desa Kersik Tua, Kayu Aro yaitu di simpang tugu macan. Untuk mencapai pos 1 pendaki harus melewati hamparan perkebunan teh yg dikelola oleh PTP. Nusantara VI.

Tahapan Rute Pendakian

Pondok R10 (1611 m dpl) – Pintu Rimba (1800 m dpl)

Dari Kersik Tuo kita menuju ke Pos penjagaan TNKS atau R10 pada ketinggian 1611 mdpl dengan berjalan kaki sekitar 45 menit melintasi perkebunan teh melalui simpang tugu macan.  Pondok R 10 adalah pondok jaga balai TNKS untuk mengawasi setiap pengunjung yang akan mendaki Gunung Kerinci. Dari R10 kita menuju ke Pintu Rimba dengan ketinggian 1800 mdpl, Jaraknya sekitar 2 km dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam perjalanan. Medannya berupa perkebunan/ladang penduduk, kondisi jalan baik (aspal) sampai ke batas hutan. Pintu Rimba merupakan gerbang awal pendakian berada dalam batas hutan antara ladang dan hutan heterogen sebagai pintu masuk. Pintu Rimba berada pada ketinggian 1.800 mdpl. Di sini ada lokasi shelter dan juga lokasi air kurang lebih 200 meter sebelah kiri. Jarak tempuh ke Bangku Panjang 2 km atau 30 menit perjalanan, lintasan nya agak landai memasuki kawasan hutan heterogen.

Pintu Rimba – Pos Bangku Panjang (1909 m dpl)

Pintu Rimba merupakan gerbang awal pendakian berada dalam batas hutan antara ladang dan hutan heterogen sebagai pintu masuk, disini ada shelter dan juga lokasi air kurang lebih 200 meter sebelah kiri jika kita menghadap gunung Kerinci. Jarak tempuh ke Bangku Panjang 2 km atau 30 menit perjalanan, lintasan trekking nya relatif landai.

 

Pos Bangku Panjang – Pos Batu Lumut (2000 m dpl)

Menuju Batu Lumut medan masih landai jarak 2 km dengan waktu tempuh sekitar 30-45 menit melintasi kawasan hutan. Pendaki dapat beristirahat di Pos Batu Lumut yang berada di ketinggian 2.000 mdpl, namun di sini tidak ada shelter-nya. Terdapat sungai yang kadang kala kering di musim kemarau.

Pos Batu Lumut – Shelter 1 (2225 m dpl)

Pos Batu Lumut merupakan tempat istirahat namun tidak ada shelternya tetapi disini ada lokasi airnya (air endapan). Memang lokasinya di sungai tetapi sungai ini kontemporer yang hanya berair dimusim hujan. Untuk menuju Shelter 1 yang berjarak sekitar 2 km dari Batu Lumut kita membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.  Jalur memas uki kawasan hutan yang lebat dan terjal dengan kemiringan 45 hingga 60 derajat. Di Pos 1 terdapat sebuah pondok yang dapat digunakan untuk beristirahat Pos ini berada di ketinggian 2.225 mdpl.

Shelter 1 – Shelter 2 (2510 m dpl)

Untuk menuju Pos 2 jarak yang harus ditempuh sekitar 3 km dengan waktu tempuh 2-3 jam. Di lintasan ini kadangkala dijumpai medan yang terjal dengan kemiringan hingga 45 tetapi masih bertemu dengan medan yang landai. Terdapat sebuah Pondok yang sudah tua di Pos 2 yang berada di ketinggian 2.510 mdpl, di sini pendaki dapat beristirahat.

 

 

Shelter 2 – Shelter 3 (3073 m dpl)

Shelter 2 merupakan tempat istirahat, dengan satu buah shelter namun tidak terlalu kokoh. Mungkin karena usia pondok ini cukup tua dan kondisi medan yang suhu udara dratis membuat shelter ini masih bertahan walaupun dalam  keadaan miring hampir rubuh. Jarak tempuh menuju shelter 3 yaitu 2 km dengan waktu tempuh 2 jam.

Shelter 3 – Shelter 4 (3351 m dpl)

Shelter 3 merupakan tempat istirahat yang hanya tinggal kerangka besinya saja. Lokasi ini merupakan medan yang terbuka dan bisa memandang kearah desa Kersik Tuo. Tempat ini juga bagus untuk dijadikan tempat mendirikan tenda. karena tempat datarnya lumayan luas. Disini juga kita bisa menjumpai sumber air. Perjalanan menuju puncak hanya tinggal 3-4 jam perjalanan dari shelter ini. Menuju shelter 4 jarak 1,5 km dengan waktu tempuh 1 jam. Kondisi jalan setapaknya merupakan bekas aliran air yang menjadi jalur pendakian.

Shelter 4 – Batas vegetasi/Pasir/Batuan Cadas – Puncak (3800 m dpl)

Untuk menuju ke shelter 4 jarak yang harus ditempuh sekitar 1,5 km, memerlukan waktu sekitar 1,5 jam. Kondisi jalur berupa bekas aliran air sehingga akan berubah menjadi selokan bila turun hujan. shelter 4 berada pada ketinggian 3351 mdpl tempat ini cukup lapang bisa u ntuk mendirikan beberapa tenda asalkan tenda anda memenuhi persyaratan untuk didirikan disini,, namun cuaca di sini sering kali tidak bersahabat karena disini angin bertiup lumayan kencang serta suhu yang dingin.. Lintasan selanjutnya untuk menuju puncak berupa pasir, batuan cadas. Ditempat ini terdapat papan pengumuman yang berisikan larangan membuat rute baru dan informasi mengenai lintasan pasir dan cadas harap berhati-hati. Disini ditemukan air yang letaknya satu punggungan sebelah kiri kalau menghadap ke puncak. Jarak tempuh menuju puncak 2 km dengan waktu tempuh sekitar 2,5-3 jam. Di lintasan ini pendaki perlu ekstra hati-hati. Puncak Gunung Kerinci berada pada ketinggian 3.805 mdpl, di sini kita dapat melihat di kejauhan membentang pemandangan indah kota Jambi, Padang, dan Bengkulu. Bahkan Samudera Hindia yang luas dapat terlihat dengan jelas. Gunung Kerinci memiliki kawah seluas 400 x 120 meter dan berisi air yang berwarna hijau.

2. Air Terjun Telun Berasap

adalah salah satu dari begitu banyak air terjun yang terdapat di Kabupaten Kerinci. Air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 50 Meter. Sumber air dari Air Terjun Telun Berasap adalah sungai-sungai yang berhulu disekitar Gunung Tujuh, dan sumber utama airnya adalah Air Terjun Gunung Tujuh, yaitu air terjun yang mengalir dari bibir Danau Gunung Tujuh yang terdapat di puncak Gunung Tujuh.

Air Terjun Telun Berasap terdapat di Telun Berasap, Gunung Tujuh, Kerinci. Desa Telun Berasap adalah salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Gunung Tujuh. Desa Telun Berasap merupakan desa paling ujung dari Kecamatan Gunung Tujuh dan berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat.

Keunikan lain dari air terjun ini adalah terdapat goa dibalik tirai airnya. Derasnya air yang jatuh membuat akses masuk sangat sulit kedalam gua tersebut. Sampai sekarang gua tersebut belum dijelajahi secara menyeluruh.

3. Danau Gunung Tujuh

Danau Gunung Tujuh merupakan Danau yang terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi. tepatnya di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro. Danau ini berada di kawasan Gunung Tujuh, sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung Kerinci. Gunung Tujuh masih termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Bagi pendaki gunung, Kerinci mungkin menjadi tujuan utama karena gunung tersebut merupakan gunung aktif tertinggi di Indonesia [3805 mdpl], namun bagi wisatawan yang ingin sekedar menikmati keindahan alam Kabupaten Kerinci, Danau Gunung Tujuh bisa menjadi pertimbangan sebagai tujuan wisata. selain memiliki panorama alam yang menakjubkan, jalur yang dilalui juga jauh lebih mudah daripada Gunung Kerinci. Danau Gunung Tujuh juga merupakan Danau tertinggi di Asia Tenggara, Danau ini berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian hampir 2 kilometer dpl itu bisa dibayangkan betapa dinginnya air Danau Gunung Tujuh di pagi hari. Meskipun begitu, berendam di Danau Gunung Tujuh dengan air yang sangat dingin menjadi tantangan sendiri bagi para pendaki.

Geografi

Sesuai namanya danau ini dikelilingi oleh tujuh gunung, yaitu Gunung Hulu Tebo (2.525 mdpl), Gunung Hulu Sangir (2.330 mdpl), Gunung Madura Besi (2.418 mdpl), Gunung Lumut yang ditumbuhi berbagai jenis Lumut (2.350 mdpl), Gunung Selasih (2.230 mdpl), Gunung Jar Panggang (2.469 mdpl), dan Gunung Tujuh itu sendiri (2.735 mdpl). Di beberapa gunung ini terdapat sumber air, yang menyebabkan air di danau ini tidak pernah habis.

4. Kebun Teh Kayu Aro

Perkebunan Teh Kajoe Aro dirintis antara tahun 1925 hingga 1928 oleh perusahaan Belanda, Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdam (NV HVA). Selain dikenal sebagai perkebunan teh tertua di Indonesia,perkebunan seluas 3.020 hektar merupakan perkebunan teh dalam satu hamparan terluas di dunia. Selain itu, dengan ketinggian 1.400-1.600 meter dpl Kebun Teh Kayu Aro merupakan perkebunan teh tertinggi ke dua di dunia setelah perkebunan teh Darjeling di kaki Gunung Himalaya (4.000 m dpl).

Pengawasan kualitas yang tinggi, mulai dari perawatan dan pemeliharaan tanaman, pemetikan pucuk teh, pengolahan di pabrik, hingga pengemasan hingga pengiriman, teh produksi PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI) ini menyandang nama harum sebagai teh dengan kualitas terbaik di dunia. Aromanya yang khas serta kualitas prima, sebagian besar teh produksi PTPN VI ini diekspor ke manca negara, salah satunya Negara Belanda. Menurut sejarah, sejak turun menurun Ratu Belanda (Ratu Beatrix) sangat menyukai Teh Kayu Aro ini.

5. Sumber Air Panas Semurup

Obyek wisata Air panas Semurup ini terletak di Desa Air Panas Baru Kecamatan Air Hangat,berjarak kira-kira 11 Km dari Kota Sungai Penuh,ib ukota kab Kerinci. Air Panas yang keluar dari perut bumi merupakan hasil kegiatan vulkanik, dengan luas permukaan ± 15 m2 membentuk sebuah kolam kecil yang selalu mengepulkan asap.

jika wisatawan berkunjung ke obyek wisata air panas Semurup ini,wisatawan dapat melakukan beberapa kegiatan diantaranya, merebus telor atau pisang dengan air panas yang mendidih dengan cara memasukkan telur atau pisang tersebut kedalam jaring dan di celupkan ke dalam air yang mendidih tersebut tetapi harus hati-hati jangan sampai kecebur, bisa fatal akibatnya. Disamping itu, ada juga fasilitas kamar mandi yang di gunakan untuk berendam,guna penyembuhan beberapa penyakit,seperti penyakit kulit dan remautik ( Health Tourism ).

6. Danau Kerinci

Danau Kerinci terletak di kaki Gunung Raja dan merupakan danau vulkanik  seluas 4.200 hektar dengan kedalaman 110 meter, dengan ketinggian 783 meter di atas permukaan laut dan memiliki kelililing sepanjang 70 km. Secara administratif termasuk dalam Kecamatan Danau Kerinci dan Kecamatan Keliling Danau.

Danau Kerinci merupakan danau kedua terbesar di Sumatera. Keindahannya selalu dikaitkan dengan legenda yang ada di Kerinci. Adalah Calupat dan Calungga dua bersaudara kembar yatim piatu yang tinggal di kaki Gunung Kerinci. Mereka memiliki pusaka Merah Delima dan Batu Putih peninggalan orang tuanya. Suatu hari Calungga pergi berburu seorang diri, dalam perjalanan ia menemukan sebutir telur raksasa. Telur itu kemudian dibawa pulang untuk diperlihatkan kepada Calupat adiknya namun ternyata Calungga memutuskan untuk memakan telur itu seorang diri. Setelah menyantap telur raksasa, Calungga kehausan tetapi ternyata kehausan Calungga berbeda. Ia meminum air sungai sekitar Gunung Kerinci yang menyebabkan sungai menjadi kering. Tubuh Calungga lama-kelamaan berubah, memanjang dan memiliki sisik-sisik emas sebesar nyiru. Calungga berubah menjadi seekor naga raksasa dengan batu mustika merah delima di kepalanya. Untuk menguji kesaktiannya, Naga Calungga memohon kepada segala dewa di bumi sakti alam Kerinci agar dapat menggenangi lembah dengan air sehingga terbentuklah danau besar. Putaran tubuh naga tersebut membentuk sebuah danau yang sekarang disebut Danau Bento di kaki Gunung Kerinci. Calupat adik Calungga tak kuasa hidup seorang diri, ia minta naga Calungga mengantarkannya ke perkampungan penduduk di sebelah Timur matahari terbit agar ia dapat hidup berdampingan dengan penduduk. Maka ditiup oleh sang naga sebuah muara dengan angin sakti yang sekarang ini menjadi sebuah sungai yang dinamai Sungai Muara Angin (Sungai Batang Merangin). Kemudian air menyusut karena terbawa arus naga Calungga yang menghilir ke Timur sehingga berobah menjadi sebuah lembah yang dinamai Renah Kerinci dan sebuah danau yaitu Danau Kerinci sekarang. Pada saat kedatangan mereka dihadapan penduduk sepanjang aliran sungai besar, Calupat duduk di atas kepala naga. Maka penduduk saat itu juga langsung menobatkan Calupat sebagai raja yang bergelar Sang Hyang Jaya Naga.

Kabupaten Kerinci memiliki beragam kesenian daerah bernuansa Islami yang ditopang kelompok-kelompok seni tersebar di berbagai daerah perdesaan. Pertunjukan kesenian daerah umumnya dikaitkan dengan acara serimonial seperti pernikahan, menyambut kelahiran seorang bayi, peresmian rumah tempat tinggal, acara sunatan anak laki-laki, dan bentuk acara lainnya.

7. Bukit Khayangan

Objek wisata bukit khayangan merupakan salah satu objek wisata yang berada di kota sungai penuh. Letaknya di gugusan Gunung Raya dan berbatasan dengan Taman uju objek wisata ini kita terlebih Nasional Kerinci Seblat (TNKS) tepatnya di desa Bina karya, disamping itu ketinggian dari bukit khyangan 2.000 Meter dpl dengan suhu sekitar 20 derajat celcius. Untuk mencapainya terlebih dahulu memasuki kota sungai penuh, dari kota sungai penuh kita bisa melihat tingginya bukit khayangan yang di selimuti kabut. Setelah sampai di kota sungai penuh kita langsung menuju objek wisata ini dengan mengunakan kendaran roda empat maupaun roda dua, disamping itu juga kita akan melewati jalan yang berkelok kelok, waktu yang di butuh kan untuk sampai di puncak bukit yakni sekitar 35 menit. Sebelum sampai di bukit khayangan ini kita terlebih dahulu melalui pintu masuk dan perkebunan masyarakat setempat serta pepohonan yang rindang di sepan jang jalan. Saat berada di atas bukit Khayangan ini, kita akan merasakan kesejukan dan kabut tipis mega-mega putih menyelimuti seluruh puncak bukit seolah sedang berada di khayangan, negeri dongeng. Karena kerap diselimuti halimun itulah bukit ini dinamakan Bukit Khayangan.

Ketika kabut mulai tersapu angin, keindahan lembah di bawahnya terkuak jelas kita dapat melihat panorama keindahan alam Kerinci yang mengagumkan. Danau kerinci dan bentangan petak-petak sawah serta hamparan padi yang menguning serta desa-desa tempat tinggal penduduk yang bertebaran dan deretan Bukit Barisan yang diam membisu dapat dilihat dari obyek ini.

Kesejukan udaranya menjadikan kita semakin betah disana. Bukan hanyan itu saja di sebelah Utara terhampar lembah yang di tumbuhi oleh pohon bambu bambu yang menghijau dan jalanan yang berkelok dari kaki bukit menciptakan pemandangan fantastik.

Kondisi jalan menuju Bukit Khayangan beraspal dan cukup lebar. Fasilitas di objek wisata ini cukup memadai. Ada jalan setapak bersemen dengan sejumlah anak tangga. Suasananya asri dengan beragam pepohonan tinggi dan rindang, Udaranyanya juga sangat sejuk dan tentunya jauh dari polusi hingga membuat para pengunjung menjadi betah disana betah berlama-lama disana.

Disamping itu di objek wisata ini juga telah di bangun sebuah pondok yang dibangun permanen yang di peruntukan bagi para pengunjung untuk bersantai menikmati pemandangan alam kerinci dari  atas bulit khayangan ini.

Disisi lain para pengunjung juga datang dari berbagai penjuru, selain dari para pengunjung lokal objek wisata ini juga banyak di kinjungi oleh pengunjung dari luar daerah bahkan juga ada dari para pengunjung dari mancanegara yang juga ingin menikmati keindahan Pesona bukit khayangan di bumi sakti alam kerinci yang disebut- sebut Serambi madinah.

♥Aku Menikahimu Karena Allah Azza Wa Jalla♥

Published May 14, 2012 by chichiadjjah
 بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu’anhum..Aamiin ya Rabbal’alamin.

Hari pernikahanku.Hari yang paling bersejarah dalam hidup. Seharusnya saat itu aku menjadi makhluk yang paling berbahagia. Tapi yang aku
rasakan justru rasa haru biru.
Betapa tidak. Di hari bersejarah ini tak ada satupun sanak saudara
yang menemaniku ke tempat mempelai wanita. Apalagi ibu. Beliau yang
paling keras menentang perkawinanku.

Masih kuingat betul perkataan ibu tempo hari, “Jadi juga kau nikah
sama ‘buntelan karung hitam’ itu ….?!?” Duh……, hatiku sempat
kebat-kebit mendengar ucapan itu. Masa calon istriku disebut ‘buntelan
karung hitam’.

“Kamu sudah kena pelet barangkali Yanto. Masa suka sih sama gadis
hitam, gendut dengan wajah yang sama sekali tak menarik dan cacat
kakinya. Lebih tua beberapa tahun lagi dibanding kamu !!” sambung ibu
lagi.

“Cukup Bu! Cukup! Tak usah ibu menghina sekasar itu. Dia kan ciptaan
Allah. Bagaimana jika pencipta-Nya marah sama ibu…?” Kali ini aku
terpaksa menimpali ucapan ibu dengan sedikit emosi. Rupanya ibu amat
tersinggung mendengar ucapanku.

“Oh…. rupanya kau lebih memillih perempuan itu ketimbang keluargamu.
baiklah Yanto. Silahkan kau menikah tapi jangan harap kau akan
dapatkan seorang dari kami ada di tempatmu saat itu. Dan jangan kau
bawa perempuan itu ke rumah ini !!”

DEGG !!!!

“Yanto…. jangan bengong terus. Sebentar lagi penghulu tiba,” teguran Ismail membuyarkan lamunanku. Segera kuucapkan istighfar dalam hati.

“Alhamdulillah penghulu sudah tiba. Bersiaplah …akhi,” sekali lagi
Ismail memberi semangat padaku.

‘Aku terima nikahnya, kawinnya Shalihah binti Mahmud almarhum dengan

mas kawin seperangkat alat sholat tunai !”

Alhamdulillah lancar juga aku mengucapkan aqad nikah.

“Ya Allah hari ini telah Engkau izinkan aku untuk meraih setengah
dien. Mudahkanlah aku untuk meraih sebagian yang lain.”

Dikamar yang amat sederhana. Di atas dipan kayu ini aku tertegun lama. Memandangi istriku yang tengah tertunduk larut dalam dan diam. Setelah sekian lama kami saling diam, akhirnya dengan membaca basmalah dalam
hati kuberanikan diri untuk menyapanya.

“Assalamu’alaikum …. permintaan hafalan Al-Qur’annya mau di cek kapan De’…?” tanyaku sambil memandangi wajahnya yang sejak tadi disembunyikan dalam tunduknya. Sebelum menikah,istriku memang pernah meminta malam pertama hingga ke sepuluh agar aku membacakan hafalan Al-Qur’an tiap malam satu juz. Dan permintaan itu telah aku setujui.

“Nanti saja dalam qiyamullail,” jawab istriku, masih dalam tunduknya.

Wajahnya yang berbalut kerudung putih, ia sembunyikan dalam-dalam. Saat kuangkat dagunya, ia seperti ingin menolak. Namun ketika aku beri isyarat bahwa aku suaminya dan berhak untuk melakukan itu ,ia menyerah.

Kini aku tertegun lama. Benar kata ibu ..bahwa wajah istriku ‘tidak menarik’. Sekelebat pikiran itu muncul ….dan segera aku mengusirnya. Matanya berkaca-kaca menatap lekat pada bola mataku.

“Bang, sudah saya katakan sejak awal ta’aruf, bahwa fisik saya seperti ini. Kalau Abang kecewa, saya siap dan ikhlas. Namun bila Abang tidak menyesal beristrikan saya, mudah-mudahan Allah memberikan keberkahan
yang banyak untuk Abang. Seperti keberkahan yang Allah limpahkan
kepada Ayahnya Imam malik yang ikhlas menerima sesuatu yang tidak ia
sukai pada istrinya. Saya ingin mengingatkan Abang akan firman Allah
yang dibacakan ibunya Imam Malik pada suaminya pada malam pertama
pernikahan mereka,

” … Dan bergaullah dengan mereka (istrimu) dengat patut (ahsan).
Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena
mungkin kamu tidak menyukai sesuatu,
padahal Allah menjanjikan padanya kebaikan yang banyak.”(QS An-Nisa:19)

Mendengar tutur istriku, kupandangi wajahnya yang penuh dengan air
mata itu lekat-lekat. Aku teringat kisah suami yang rela menikahi
seorang wanita yang memiliki cacat itu. Dari rahim wanita itulah lahir Imam Malik, ulama besar ummat Islam yang namanya abadi dalam sejarah.

“Ya Rabbi aku menikahinya karena Mu. Maka turunkanlah rasa cinta dan
kasih sayang milikMu pada hatiku untuknya. Agar aku dapat mencintai
dan menyayanginya dengan segenap hati yang ikhlas.”

Pelan kudekati istriku. Lalu dengan bergetar, kurengkuh tubuhya dalam
dekapku. Sementara, istriku menangis tergugu dalam wajah yang masih
menyisakan segumpal ragu.

“Jangan memaksakan diri untuk ikhlas menerima saya, Bang. Sungguh…
saya siap menerima keputusan apapun yang terburuk,” ucapnya lagi.

“Tidak…De’. Sungguh sejak awal niat Abang menikahimu karena Allah.
Sudah teramat bulat niat itu. Hingga Abang tidak menghiraukan ketika
seluruh keluarga memboikot untuk tak datang tadi pagi,” paparku sambil
menggenggam erat tangannya. Malam telah naik ke puncaknya pelan-pelan. Dalam lengangnya bait-bait do’a kubentangkan pada Nya.

“Robbi, tak dapat kupungkiri bahwa kecantikan wanita dapat
mendatangkan cinta buat laki-laki. Namun telah kutepis memilih istri
karena rupa yang cantik karena aku ingin mendapatkan cinta-Mu. Robbi
saksikanlah malam ini akan kubuktikan bahwa cinta sejatiku hanya akan
kupasrahkan pada-Mu. Karena itu, pertemukanlah aku dengan-Mu dalam Jannah-Mu !”

Aku beringsut menuju pembaringan yang amat sederhana itu. Lalu kutatap raut wajah istriku denan segenap hati yang ikhlas. Ah, .. sekarang aku benar-benar mencintainya. Kenapa tidak? Bukankah ia wanita sholihah sejati.
Ia senantiasa menegakkan malam-malamnya dengan munajat panjang pada-Nya.

Ia senantiasa menjaga hafalan Kitab-Nya. Dan senantiasa melaksanakan shoum sunnah Rasul Nya.

“…dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah
tandingan-tandingan selain Allah. Mereka mencintainya sebagaimana
mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat
cintanya pada Allah …”(QS. al-Baqarah:165)

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Sebuah renungan untukku, untukmu,untuk kita semua. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci…

Bergeraklah masuk,Buka tiap lembaran kalimat hati,maknai,lalu tunaikanlah

Hak cipta adalah milik Allah SWT semata.Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah…kami hanya menyampaikan apa yg kami miliki…

Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

(Sebelum Engkau Halal BagiKu) https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354

Kenapa Harus Ada Dua Cinta..???

Published May 13, 2012 by chichiadjjah

KENAPA HARUS ADA DUA CINTA … ?? ..

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu’anhumღAamiin ya Rabbal’alamin.

“Telah kutinggalkan cemburu disudut kamar gelapku.Telah ku hanyutkan duka pada sungai kecil yang mengalir dari sudut mataku.Telah ku kabarkan lewat angin gerimis tentang segala catatan hati Yang terhampar ditiap jengkal sajadah dalam tahajud dan sujud panjang…..” (asma)

Malam berselimut mendung, tapi hujan tak jua turun, hanya sesekali gemuruh petir yang menyapa dunia…dingin… itu yang kurasa saat angin menyentuh kulit tubuhku. Sudah jam 11 malam tapi tak jua rasa kantuk datang menyapaku. Persis didepanku suami duduk dg kaki bersilang, gelisah..resah dan…ragu, itu yang kutangkap. Karena kutahu gerak-gerik suamiku selalu berganti posisi.

“Ayah kenapa…?”aku mencoba bertanya siapa tahu kegelisahan suami bisa mencair bahkan hilang bersama hembusan angin.

” Ayah ingin bicara bunda…ini penting….”

“Aneh dech ayah, biasanya kan langsung cerita, iya tho?” aku masih duduk santai, sambil sesekali minum teh angeet.

”Tapi janji …bunda jangan marah…jangan minta yang tidak bisa ayah kabulkan, janji ya?”

“Ayah aneh malam ini…ada apa sich?” aku merubah posisi dudukku mendekati suami. “Ada apa yah…bunda siap mendengar apapun sueer…” dengan dua jari yang berarti ‘janji ‘.

“Bunda….bunda…ayah…ayah…hmmm….”lalu minum sesaat, sambil menarik nafas panjang“Hmm…ijinkan ayah menikah lagi…” kata suamiku datar sambil agak menunduk.

“Hahaha…ayah acting ya…jangan gitu ah.” Jawabku santai sambil minum teh anget lagi.

”Bunda ….bunda…ayah serius…ayah serius…ayah sungguhan…tidak bercanda dan tidak main-main…oke?”

Aku baru sadar apa yang aku dengar…ternyata..suamiku memang serius…serius bicara..dan serius akan menikah lagi. Aku tak tau harus menjawab apa dan bagaimana, yang pasti…udara mulai panas kurasakan, dunia seolah-olah mau kiamat, aku tersentak kaget dengan permintaan suamiku untuk menikah lagi, sehingga cangkir yang kupegang jatuh dilantai dan pecah seperti hatiku malam ini…

“Ayaaah….benarkah…?apa ini bukan mimpi…???aku seperti orang linglung

“Bukan bunda, pegang pipi ayah…”jawab suamiku sambil mencoba menganggkat tanganku.Tak terasa air mataku mulai bergulir membasahi pipi, semakin lama semakin deras bak curah hujan yang jatuh dari langit.

“Apa yang membuat ayah begini..? apa kurang hanya dengan satu cinta?”“Apakah ayah sanggup berbuat adil..? Ingat ayah….semua perbuatan pasti dipertanggung jawabkan didepanNya.”aku mengajukan pertanyaan tak henti-hentinya seperti seorang hakim terhadap terdakwa.

“Ayah sudah memperhitungkan semuanya bunda, jangan lupa…Allah juga mengijinkan umatNya untuk menikah lagi, coba bunda baca QS.An-Nisa:3…..maka nikahilah prempuan lain yang kamu senangi satu, dua, tiga atau empat. Begitu kan bunda….jadi tidak ada larangan kan….”suamiku menjelaskan ayat al-qur’an ttg poligami.

“Ayah lupa bagaimana kelanjutan ayat itu.? Tetapi jika kamu tidak bisa berlaku adil maka nikahilah satu orang saja…..ayah…jangan mengambil ayat Al-qur’an hanya untuk kepentingan pribadi ingat itu..!!! dosa ayah …dosa…!!!

Aku setengah berteriak menjelaskan pembelaanku bahwa Allah sebenarnya tidak mewajibkan umatNya utk menikah lebih dari satu, tapi hanya membolehkan saja, itupun kalo umatNya bisa berbuat adil. Lalu bisakah para lelaki atau umat manusia berlaku adil?

Apakah adil hanya dilihat dari materi..??? bagaimana dengan perasaan wanita jika suaminya berbagi cinta? Bukannya aku menolak ayat Allah yang satu ini…tp coba dipikir lagi…pikir lagi dgn jernih. Kata-kata itu yang berteriak dalam benakku tanpa sanggup aku ucapkan.Suamiku tertunduk saat aku tak henti-hentinya menyerang dengan dalil.

“Bunda …!!!! Ini keputusan ayah…!!! Titik ! suara suamiku mulai meninggi, aku tahu suami mulai emosi, dan aku diam… tapi sesaat, setelah itu…suaraku tak kalah hebat kerasnya, meledak-ledak kembali…

Malam itu merupakan ajang pertengkaran yang sangat hebat bagi kami berdua, kami sudah lupa bagaimana menurunkan emosi ….tapi yang pasti…suamiku tetap kokoh pada pendiriannya….ya Allah….!!!

Tak pernah terlintas dalam benakku, kalau pada akhirnya hidupku akan begini. Sejak permintaan suamiku untuk menikah lagi, aku merasa wanita paling sakit didunia, aku merasa wanita teraniaya didunia, dan aku merasa tidak punya kekuatan apapun.Ya Rabb….kuatkan aku dalam menghadapi semuanya, kuatkan aku dalam menghadapi ujianmu, bentuk sayangmu terhadapku. Hanya kata-kata itu yg selalu bersenandung dalam hatiku.

Sejak itu hidupku seolah-olah tanpa pegangan, yang aku lakukan hanya menangis dan menangis tanpa bisa bertindak apapun. Sadar dengan keadaanku begini akan bisa membuatku hancur, hancur bagi anakku dan diriku.

Aku tidak mau hancur….aku tak mau terlarut dlm kesedihan….itu yang tiba-tiba ada dlm benakku, yang membuatku bangkit dan bangun dari tidur panjangku.Akupun bangkit untuk menata kembali hatiku yang tlah membeku karena sakit.

Aku mencoba bangkit, pelan tapi pasti. Diantara kepingan hatiku, aku berusaha berdiri tegak walau terseok dan butuh kekuatan. Sebagai langkah awal, aku wudhu dan membaca alquran. Subhanallah…….. disaat aku membutuhkan jawaban atas persoalan hidupku, ada secercah jawaban dariNya. Jawaban yang membuatku lega dan bisa tersenyum kembali.

“Kami tidak akan menurunkan Al-qur’an ini kepadamu agar kamu celaka” (qs.Thahaa: 2)kalimat ini yang membuatku bisa mengembangkan senyumku lagi, kalimat ini yang bisa membuatku bangkit kembali dan …tentu banyak kalimat Allah yg membuatku bisa berdiri tegak kembali.

Yach…aku bisa menerima semuanya sekarang walau aku masih butuh seseorang untuk menguatkanku.

“Apakah kamu tidak ingin syurganya Allah..?” kalau kamu ridha, ikhlas dan sabar, insyaAllah syurga dlm genggamanmu, tapi kalau kamu tidak mampu menghadapi ujian ini dengan sabar, kamu boleh mengajukan cerai…walau dibenci Allah.”“

” Untuk menggapai syurga Allah, tidak hanya dengan jalan ini saja mbak,toh masih banyak jalan yang bisa menuju syurga Allah..?iya kan mbak?” begitu sanggahku.

“Ujian yang kamu hadapi saat ini begini, kamu kok minta soal ujian yang lain…Allah memberi ujian ke umatnya sesuai dengan kemampuan umatNya… Allah maha tahu” jawab temanku dengan penuh kelembutan dan wibawa.

Itulah dialog antara aku dan temanku saat aku tidak sanggup lagi untuk meredam permasalahanku.

Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya…akupun menyetujui dan merestui pernikahan suamiku. Keputusanku ini bukan berarti tanpa melalui perdebatan yang sengit, antara aku dan suamiku, juga antara aku dan batinku. Bahkan aku berkali kali konsultasi dgn orang yang aku anggap bisa menjawab dan memberikan solusi. Dan aku tinggalkan semua rasa pedih dan sakit hati. Segala yang aku inginkan hanyalah demi kebaikan semuanya.

Waktu yang telah ditentukanpun tiba…aku sibuk menyiapkan segalanya yach segalanya…menyiapkan pernikahan suamiku, mulai dari tamu undangan, catering sampai urusan kamar pengantin disebuah hotel.

Yang paling berat adalah menyiapkan hati dan perasaanku agar aku bisa menerima semua ini bahkan sampai kelevel ikhlas.

Disebuah mesjid yang sudah tertata apik dan dingin, dengan karpet merah terhampar indah, tak lupa ada meja pendek ditengah dgn sebuah vas bunga nan cantik… aku duduk disebelah suamiku.

Para undanganpun datang sebelum waktu yg telah ditentukan, sesekali aku menghela nafas panjang…ada rasa sakit dan sesak yang kurasakan.

Dan… mempelai wanita dengan dibalut kebaya putih sangat anggun dengan tatanan rambut modern yang siap menjadi pendamping suamiku.

Ya Allah….kuatkan aku…kuatkan aku, suara batinku tak henti-hentinya bersahutan, karena melihat suamiku bersanding dgn wanita lain.

Tak bisa dibendung lagi air mataku perlahan bergulir seiring dengan desahan nafasku. “aku gak tahan ya Allah….kuatkan aku…kuatkan aku Allah…kembali lagi aku memohon kekuatan kpd Allah dari bilik hatiku.

“Saya nikahkan ….binti….dengan mas kawin seperangkat emas dan seprangkat alat sholat tunai..! saya terima nikahnya kawinnya…..binti….dengan mas kawin tsb. syah…syah….aku terhenyak kaget saat ijab kabul telah dikumandangkan, dan berarti pernikahan mereka syah dimata agama dan hukum….mereka syah suami istri.

Dan aku…??? Kembali air mataku mengalir tak terbendung dan lagi-lagi aku tak mampu untuk menahannya, tapi segera aku hapus dengan tissue yang aku genggam. Sejak dikumandangkannya ijab Kabul itu, akupun berubah status, yaitu menjadi istri tua.

Para undangan mengucapkan selamat kepada mempelai, aku hanya tertunduk….sedih…disebelah suamiku. Untuk menghindari para tamu, aku menyibukkan diri menyiapkan hidangan. Tapi sesekali aku melirik ke arah suamiku. Ya Allah… wanita itu bergayut manja dan mesrah dilengan suamiku dan sesekali mereka tersenyum bahagia. Ingin rasanya saat itu aku menjerit, tapi aku segera meredakan emosiku karena aku tahu, amarah ato emosi itu datangnya dari syetan.

Setelah semua para tamu meninggalkan pesta sederhana itu satu persatu, maka tinggallah kami bertiga. Aku, suamiku dan ….istri barunya. Grogi…itu yang aku rasakan saat aku berada ditengah mereka. Dan aku merasa seperti orang asing dihadapan suamiku, walau suamiku berusaha untuk tersenyum. Entah senyum itu senyum kasih sayang atau senyum kemenangan…..duh Allah…kuatkan aku….kuatkan aku…lagi-lagi kata-kata itu yang bersahutan dalam hatiku.

“Ayah…kenapa ayah masih bengong disini, bukankah sudah bunda siapkan kamar pengantin ayah? Coba kita kesana yuuk? Apa yang kurang menurut kalian,” kataku memecah kebisuan dan kekakuan.

“Oh iya bunda, yuk kita kesana, tapi ayah yakin bunda orang hebat yang bisa mendesign sedemikian apiknya untuk ayah,” sahut suamiku diiringi langkahku menjalani koridor hotel menuju kamar pengantin.Kami berjalan menyusuri lorong hotel menuju kamar pengantin yang sudah aku tata sesuai keinginan ‘adikku’.

Masih dengan bergayut manja istri muda suamiku mengikuti langkahku, diiringi senyumnya yang bahagia. Sesampai di kamar pengantin aku yang memasuki lebih dulu, karena aku tidak mau ada yang kurang. Aku segera membentangkan sajadah dan alat sholat untuk melakukan sholat sunnah bagi kedua mempelai sebelum melakukan kewajibannya sbg suami istri, dan menyiapkan segelas susu untuk diminum berdua. Semua sudah aku atur dan aku persiapkan. Lalu aku segera menuju kepintu untuk meninggalkan mereka berdua, tapi …. suamiku menarik tanganku.

“Bunda….. hanya kata itu yg terucap dari bibir suamiku sambil memelukku erat. Dan aku merasakan air mata membasahi pundakku.

“Ayah kenapa sayang?” bukankah ini hari bahagia ayah?lakukan kewajiban ayah, sebagaimana ayah melakukan terhadap bunda dulu.”

Aku mencoba untuk mensupport walau sebenarnya hatiku tidak iklas.

“Bunda, maafkan ayaaah….. ayah tidak bermaksud melukai bunda, ayah tidak bermaksud menyakiti bunda.” Jawab suamiku sambil memelukku lebih erat lagi.

“Bunda mengerti sayang…” hanya kata-kata itu yang keluar dari mulutku karena akupun tak sanggup lagi untuk meneruskan kata-kataku. Sakit dan entah apalagi yang aku rasakan saat itu.

“Bunda orang hebat, bunda orang yang kuat, sedang ayah lemah, jangan tinggalkan ayah, tanpa bunda ayah tidak akan mampu berdiri, ayah masih tetap mencintai bunda,”

“Ayah…bunda juga mencintai ayah, dan sangat…justru karena rasa cinta inilah bunda rela ayah menikah lagi, lakukan kewajiban ayah yaaa….bunda pulang, anak kita menunggu dirumah.”

Sebelum suamiku menjawab aku segera melepas pelukannya, dan aku segera meninggalkan suamiku dikamar pengantin.Aku melangkahkan kakiku dengan kecepatan tinggi agar segera meninggalkan tempat ini dan segera sampai dirumah.

Sesampai dirumah, aku tak kuasa lagi menahan rasa sesak didada.. segalanya aku tumpahkan dalam kamarku, aku menangis sekuatku. Setelah merapatkan kepala ke pojok dinding kamar aku kembali menangis. Tangisan jiwa yang tak mampu aku kendalikan. Jiwa yang menjadi ringkih karena kecewa. Aku anggap diriku telah gagal dan tak mungkin bangkit lagi…… Dan dinding itu menjadi saksi bisu bagi air mata kepiluan yang menetesi bumi tempat aku menunduk. Air mata yang sepekat darah. Darah yang mengalir dalam nadi keputus-asaan. Padahal di atas atap rumahku purnama tengah bersinar.

Hari demi hari terus berlalu…… aku semakin menyadari dan menghayati kembali doa yang biasa aku ucapkan dalam hari-hari terberatku . Dari sana aku mengerti bahwa ketika sedih dan sakit hati, sesungguhnya sesuatu yang lebih baik sedang menantiku di masa depan.

Ya Allah..

Bila Engkau mengetahui bahwa perkara ini lebih baik bagi agamaku, hidupku dan akhir urusanku kelak [dalam jangka pendek maupun panjang], maka takdirkanlah hal itu bagiku dan mudahkanlah aku untuk mendapatkannya, kemudian berkatilah aku dalam hal tersebut.

Dan apabila Engkau mengetahui bahwa perkara ini tidak baik bagi agamaku, hidupku atau akhir urusanku kelak [dalam jangka pendek maupun panjang], maka jauhkanlah perkara tersebut dariku dan hindarkanlah diriku darinya, lalu takdirkanlah yang baik buat diriku bagaimana adanya, kemudian buatlah aku ini ridho atas ketentuanMu…Aamiin ya Allah..

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Sebuah renungan untukku, untukmu,untuk kita semua. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci.Bergeraklah masuk,Buka tiap lembaran kalimat hati,maknai,lalu tunaikanlah

Hak cipta adalah milik Allah SWT semata.Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah…kami hanya menyampaikan apa yg kami miliki…Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

 

copas from: ) https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354

Kayu Aro… kampungkuu part 2

Published April 25, 2012 by chichiadjjah

welcome back to ceritaku waktu aq pulkam,,,,

hari minggu ini cuaca cerah banget,, tapi sayang, udah 2 hari ga mandi,,, air dari PAM ga ngalir,, katanya ada kerusakan gituu,, jdi harus diperbaiki,,

minggu pagi ini, aq dan kakak sepupu pergi ke kali ( kamar mandi yg dipinggir jalan) untuk bersih2 dan cuci muka serta mengambil air untuk nyuci piring..

bbrrrr,,,,, segernyaa….

rasanya pengen nyebur berenang ke dalam bak mandi yang gede n jernih airnya,,,

cukup lama sih bersih2ny,, secara udh 2 hari ga mandi,, sebenarnya pengen langsung mandi,, tapi maluu.. banyak orang.. hahahhaa :D :D :D

abis dari kamar mandi umum, kamipun kembali pulang sambil menenteng 1 ember air utk nyuci piring di rumah,,, sekitar jam 11, lek putra (adik ibu yg paling bontot) ke rumah makneng lagi,, rencananya kami mau ke air terjun telun berasap.. menikmati udara segar disana sngat2 menyenangkan,, suasananya damai, gemerincik air sungai yang mengalir ke tempatnya jatuh menenangkan jiwa,,, menuruni ratusan anak tangga menuju pondokan yang pas ditengah2 air terjun.. airnya yang turun sangaaatt derass… sehingga butiran2 air beterbangan membuat baju basah,,,
disana, kami berfoto2 ria,, dengan segala posisi dan berbagai angle..
dammaaaaaiiii rasanya,,,,, suara air bener2 membuat tenang,,, jika ingin melupakan masalah datanglah kesini ( hiihhiihhhii.. promosi kampung cuy..!!!)

so, beautiful…  jujur ney yaa,, setiap pulkam,, ga pernah absen untuk mengunjungi air terjun ini,,,

Thank’s god..!!!! Engkau menciptakan alam yang terindah yang pernah aku liat..!!!

setelah merasa puas disana, kamipun kembali naik ke atas untuk pulang,, dan jalannya luuaarrr biassaaaa ..!!! kembali menaiki ratusan ank tanggaa..!!
capek sihh.. tapi tenang aja.. ada beberapa pondokan yang disediakan jika pengunjung merasa lelah ketika naik..

setelah sampai di atas, kami pun duduk lagi sambil melihat aliran sungai yang deras yang ditutupi rimbunan dedaunan…

tak pernah aku menyesal jika ke air terjun ini,,, walaupun capek,, tapi sungguh luar biasa pemandangan yang disajikan..!

setelah cukup beristirahat, kamipun pulang.. tapi ga ke rumah makneng, melainkan ke rumah makwek ( nenekku atu2ny..)..

sebelumnya, kami singgah ke rumah pakde noto ( abg ibu),, silaturahmi sebentar barulah kami melanjutkan perjalanan melewati hamparan kebun teh ,, melihat jalan masuk kalau mau naik gunung,,!! melewati kebun kentang, kol dsb…

selain wisata alam,, kampung ku ini juga terkenal dengan agro wisatany…

hm…. kayu aro emang the best deh.. dan aku yakin,,,kalo dibandingkan dengan lembang yaaa 11-12 laahh,,, ga jauh beda…!!!

kyknya segii dulu deh ceritakuu,,, kapan2 disambung lagi…!!!

_cici_

kampungkuu.. kayu aro part 1

Published April 15, 2012 by chichiadjjah

hm… 25 januari 2012 yg lalu,, aku berangkat dari pekanbaru ke kayu aro ( kerinci-jambi)..
menaiki mobil apv, aku nekat pulkam sendiri…
yaah.. wajarlah kalo aku berani,, secara umurku wktu itu udah menjelang 22 tahun..
kepulanganku itu dalam rangka liburan sambil menenangkan otak menjelang skripsi..
sebuah alasan yg dilematik bagiku…

jam 8 malam mobil berangkat meninggalkan pekanbaru,, selama dijalan rasa kantukku mulai menyerang.. ini sebagai akibat dari aku minum antimo sebelum brangkat..
aku sebenarnya ga pemabuk kok,, cuma waspada aja,, kalo2 penumpang yg lain ada yg mabuk…

well,, menjelang rantau berangin, akupun tidur2 ayam.. sebenarnya ga bisa tidur,, krna aku duduk di bangku CC bersebelahan dengan supir.. alhasil sepanjang jalan aku hanya tidur paling2 cuma 2 jam aja,,, ga bisa tidur krna duduk di bangku depan.. mobilnya ngebut plus kena sorotan lampu dri arah depan..

fiuuhh… begadang lah aku jadinya..
tapi untung aja supir travelnya itu baik n masih muda,, jdi masih enak diajak ngobrol…
13 jam perjalanan cukup menyenangkan,, ketawa2 n cerita2 sama supirnya…

jam 7.30 pagi mobil udah memasuki wilayah pelompek.. daerah pertama stelah perbatasan sumbar-jambi..
disitu kami istirahat lagi sembari sarapan.. aku memutuskan utk duduk di dalam mobil aja.. krna aku malas sarapan.. skitar 30 menit disana,, kami pun berangkat lagi ..
tapi ternyata si abang supir berhenti dulu di tempat bosnya untuk melaporkan perjalanan dan menjemput si bos yg mw nebeng ke sungai penuh… ( mentang2 bos,, mwnya nebeng mulu.. >.<)

well.. jam 9 aku smpai di kersik tua di rumah mak neng ( kakak ibu yg pertama).. sempat bingung nyari rumahnya krna udah hampir 3 tahun ga pulkam.. n akhirnya aku sampe dan disambut oleh kakak sepupuku,, hm… begitu msuk,, aku langsung disuguhi teh khas kayu aro… tapi berhubung aku laper, akupun makan.. setelah selesai makan, aku langsung tidur berselimut tebal…

hm.. hawa dingin kayu aro langsung menyerbak di badanku…
ga lama sih tidurnya,, trus siang aku terbangun sambil duduk2 melihat pemandangan di sekitar rumah.. banyak perubahan juga..!!!
well hari pertama sampai,, kk sepupuku pda berdatangan.. yaah.. mereka emg bgitu.. selalu menghargai tamu yg datang… apalgi datang dari jauh.. seneng deh aku dikunjungin. pda nanyain kabar.. hm… it’s so happy…

oh ya,, waktu siangnya, aku mandi,, and you know.. brrrrrrrr……. dingiiinnn……

gilaaa.. dinginnya ga ketulungan.. hahahha.. :D

tapi walaupun dingin yg namanya aku mandi tetep aja lamaa.. sembari menikmati dinginnya air..

sore harinya eko, sepupuku datang.. tapi dya ga tdur di sana melainkan ketempat kawanny…

malemnya, mbak nasib kan buat kue untuk di jual di pasar hari jumat,, jdi kk dan abg2 spupu pda dtang sekalian mengunjungiku,, sebenarnya aku masih pengen kumpul2 sma mereka,, tapi krna aku nguaanntukk bangeed jdi jam 8 abis sholat isya akupun memutuskan untuk tidur lebih awal.. ( scara malam kmren ga ada tdur. :) )
malam semakin dingin…. hmm.. akhirnya aku bisa juga pulkam ke kayu aro..

nantikan kisah berikutnya yaa…

_cici_

Hello world!

Published April 13, 2012 by chichiadjjah

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.